Posts

Showing posts from November, 2022

APLN Jual Mal CP. Apakah Menjadi Menarik?

Image
Fokus ke key variables saja. Saya compare 22Q2 and 22Q3. Artikel ini akan membahas dari sisi earning power. Kalau dari segi asset play memang betul dia murah. Namun apakah perusahaan akan mampu mencetak laba signifikan di masa mendatang? Step 1: What Happened? Jual CP 4,08T dan COGS 1,06T maka laba 3,02T. Ini story utama dia kan. Dan benar di aset, properti investasi (mal, kantor, ruko, hotel) ada penurunan 1,09T. Trus duitnya kemana? Kalau saya cek cash flow statement ketemu CFO 22Q3 only 3,8T. Artinya duitnya dia udh dapet ya. Tapi kenapa cash dia cuma berubah dari 1,04T jadi 1,76T alias cuma naik 720M? Bukannya harusnya naik 4T? Step 2: Hutang Berbunga Hutang yang berbahaya itu hutang berbunga. Kalau istilah saya HOPSS (pas les privat, ada bljr ini nanti). Compare lah HOPSS mereka 22Q2: 10,19T 22Q3: 8,37T So hutang berbunga ada berkurang 1,82T, and cash nambah 720M. Totalnya 2,54T. Padahal tadi terima duit 4T. And logicnya hutang sebejibun harusnya duit lari ke cash/ lunasi hutang d

ITMG Q3? Hitungan Analyst

Image
Artikel ini singkat saja. Minggu lalu teman saya ada yang kirimi foto tersebut. Nah sepertinya ada analyst yang mengeluarkan dokumen dibawah. Isinya prediksi 22Q3 untuk ADRO, ITMG, PTBA, UNTR. Mari kita cek track record beliau dengan mencocokan dengan data asli. Fokus ke bagian net profit nya QoQ. Asli/ Prediksi. ADRO -11,4%/ -7,7% PTBA -0,9%/ 2,4% UNTR -8,8%/ 1,0% Dan berdasarkan prediksi beliau EPS ITMG akan tumbuh 53,4% alias jadi 5.130. Akankah terjadi? Kita harus tunggu bersama LK rilis hari Kamis ini. Mungkin saya tambahkan beberapa notes: *Produksi Q3 expected 4,6 juta ton, dibanding Q2 3,8 juta ton.  *Sales Q3 diatas produksi Q3. Dikarenakan ada beberapa orderan yang harusnya dikirim akhir Juni, malah dikirimnya awal Juli karena ada kendala saat itu. *ASP Q3 above Q2. Sekian dan terima kasih. Salam Cuan, Filbert

BSSR Q3: Connecting The Dots

Image
Pada artikel singkat ini saya akan berikan ulasan terkait BSSR Q3. Prediksi by numbers. Kita cek reliable atau tidak dengan menghitung 22Q1 and 22Q2 terlebih dahulu. Ada kemungkinan salah hitung/ salah interpretasi, DYOR. Tanpa berlama lama berikut stepnya: 22Q1 1. Buka presentation Tata Power (https://www.tatapower.com/investor-relations/analyst-presentation-archive.aspx) untuk mendapatkan laba Q1 dari 26% BSSR+ 30% KPC. Lalu gunakan kurs Rupee to USD (0,0132)= $51,348 juta. 2. Buka LK BUMI 22Q1. Bagian catatan kaki 11 untuk melihat laba dari KPC (fun fact dividen KPC jumbo). Nah dari sana kita bisa kurangkan untuk mendapatkan laba 51% KPC= $76,731 juta. Artinya jatah Tata Power sebagai pemilik 30% KPC= $45,201 juta 3. Kurangkan dan didapat laba 26% BSSR= $6,147 juta. Alias laba 100% BSSR 22Q3= $23,642 juta. Berbanding laba asli $24,750 juta. (+4,7%) 22Q2 1. Dengan kurs rupee to USD 0,012663 dapat laba total $125,997 juta. 2. 51% KPC 173,1 juta, maka 30% KPC= $101,987 juta 3. Maka por