Posts

Showing posts from September, 2021

Peluang Profit dari Sektor Konstruksi (Lesson 2: Leading Indicators and Prospects)

Image
Anda sedang membaca artikel kedua dari seri " Peluang Profit dari Sektor Konstruksi ". Untuk mengakses artikel lainnya, anda bisa klik link dibawah ini: - Lesson 1 : Introduction and Business Process - Lesson 2 : Leading Indicators and Prospects - Lesson 3 : Case Study WSKT - Lesson 4 : Case Study WIKA - Lesson 5 : Case Study WEGE Melanjutkan artikel sebelumnya (Lesson 1) mengenai sektor konstruksi, pada artikel kali ini kita akan membahas secara lebih dalam lagi. Emiten konstruksi secara mayoritas mengalami kenaikan cukup signifikan pada September 2021. Sebagai contoh, WIKA (+28%), PTPP (+20%), dan ADHI (+32%) dimana hal tersebut menyumbangkan kinerja positif bagi portofolio penulis (saya ada pegang WIKA). Penulis sendiri memproyeksikan kenaikan harga akan terus berlanjut, seiring dengan trend emiten konstruksi yang sering membukukan kinerja cemerlang dan kenaikan harga signifikan pada kuartal 4, ditambah dengan isu window dressing. Toh pada harga saat ini pun, PBV emiten ko

Peluang Profit dari Sektor Konstruksi (Lesson 1: Introduction and Business Process)

Image
Anda sedang membaca artikel pertama dari seri " Peluang Profit dari Sektor Konstruksi ". Untuk mengakses artikel lainnya, anda bisa klik link dibawah ini: - Lesson 1 : Introduction and Business Process - Lesson 2 : Leading Indicators and Prospects - Lesson 3 : Case Study WSKT - Lesson 4 : Case Study WIKA - Lesson 5 : Case Study WEGE Setelah menyelesaikan seri value investing dan seri sektor properti, dalam beberapa artikel kedepan penulis akan membahas lebih dalam mengenai sektor properti, yang tentunya saat ini sedang undervalue dan menawarkan peluang profit yang menarik. Setelah mengalami kenaikan ratusan persen pada akhir tahun 2020 dan awal tahun 2021 dikarenakan sentimen SWF, sejak bulan Februari emiten konstruksi terus mengalami penurunan hingga saat ini bisa dikatakan undervalue. Diluar WSKT (yang pada tahun 2020 rugi besar-besaran sehingga ekuitasnya terkuras setengah), mayoritas emiten konstruksi saat ini dihargai dibawah nilai bukunya, seperti WIKA (0,75x), PTPP (0,

Peluang Profit dari Sektor Properti (Lesson 5: Case Study BEST-Final)

Image
Anda sedang membaca artikel kelima dari seri " Peluang Profit dari Sektor Properti ". Untuk mengakses artikel lainnya, anda bisa klik link dibawah ini: - Lesson 1 : Introduction and Leading Indicator - Lesson 2 : Prospek dan Anatomi Laporan Keuangan - Lesson 3 : Case Study PWON - Lesson 4 : Case Study JRPT - Lesson 5 : Case Study BEST - Bonus : Case Study BSDE Bagi anda yang baru bergabung, kita telah membahas mengenai fakta penting, leading indicator, dan anatomi laporan keuangan pada lesson 1 dan 2. Kita juga telah melakukan case study pada 2 emiten properti residensial (PWON dan JRPT) pada lesson 3 dan 4. Pada kesempatan kali ini, penulis ingin melakukan case study pada sebuah emiten properti komersial yaitu BEST. Perusahaan ini menarik dikarenakan saat ini dihargai 124/ lembar (PBV 0,28x), sedangkan kinerjanya pre pandemic dapat membukukan EPS dikisaran 40-an. Seperti yang kita tahu, penjualan lahan industri sangat tertekan dengan adanya pandemi Covid 19, dikarenakan bany

Peluang Profit dari Sektor Properti (Lesson 4: Case Study JRPT)

Image
Anda sedang membaca artikel keempat dari seri " Peluang Profit dari Sektor Properti ". Untuk mengakses artikel lainnya, anda bisa klik link dibawah ini: - Lesson 1 : Introduction and Leading Indicator - Lesson 2 : Prospek dan Anatomi Laporan Keuangan - Lesson 3 : Case Study PWON - Lesson 4 : Case Study JRPT - Lesson 5 : Case Study BEST - Bonus : Case Study BSDE Setelah membedah emiten PWON pada artikel sebelumnya, kali ini kita akan membahas emiten properti residensial yang berikutnya yaitu Jaya Real Properti. Penulis sendiri sempat berinvestasi di JRPT (masuk saat 490) dikarenakan perusahaan memiliki hutang berbunga yang sangat rendah, Net Profit Margin (NPM) nya sangat tinggi di kisaran 40%, dan rutin membayarkan dividen dengan yield 4-5%. Valuasinya pada saat itu pun cukup menarik dengan PER 8x dan PBV 1x. Namun, penulis memutuskan untuk take profit tidak lama kemudian (di harga 600) dikarenakan membutuhkan dana untuk switching ke saham lain yang lebih menarik. Menariknya,

Peluang Profit dari Sektor Properti (Lesson 3: Case Study PWON)

Image
Anda sedang membaca artikel ketiga dari seri " Peluang Profit dari Sektor Properti ". Untuk mengakses artikel lainnya, anda bisa klik link dibawah ini: - Lesson 1 : Introduction and Leading Indicator - Lesson 2 : Prospek dan Anatomi Laporan Keuangan - Lesson 3 : Case Study PWON - Lesson 4 : Case Study JRPT - Lesson 5 : Case Study BEST - Bonus : Case Study BSDE Pada lesson 3 ini, kita akan membahas salah satu emiten properti residensial yang cukup ternama. PT. Pakuwon Jati (PWON) berdiri pada tahun 1982 dan merupakan real estate developer yang berfokus pada kawasan Jakarta dan Surabaya. PWON bisa dibilang sangatlah terkenal di kalangan masyarakat dan produk-produknya memiliki kesan mewah. Portofolio perusahaan terdiri dari properti retail atau mal (Kota Kasablanka, Gandaria City, Tunjungan Plaza, Pakuwon Mal), residensial (Casa Grande Residence, Gandaria Heights), gedung perkantoran (Eighty8 Office Tower, Prudential Center Kota Kasablanka), dan pengembangan hotel (Sheraton Gan

Peluang Profit dari Sektor Properti (Lesson 2: Prospek dan Anatomi Laporan Keuangan)

Image
Anda sedang membaca artikel kedua dari seri " Peluang Profit dari Sektor Properti ". Untuk mengakses artikel lainnya, anda bisa klik link dibawah ini: - Lesson 1 : Introduction and Leading Indicator - Lesson 2 : Prospek dan Anatomi Laporan Keuangan - Lesson 3 : Case Study PWON - Lesson 4 : Case Study JRPT - Lesson 5 : Case Study BEST - Bonus : Case Study BSDE Melanjutkan dari artikel pertama yang membahas leading indicator sektor properti baik dari segi makro maupun mikro, hari ini penulis ingin membagikan tentang prospek dan anatomi laporan keuangan sektor properti. Secara jangka pendek , properti residensial cukup diuntungkan dengan adanya stimulus fiskal dan moneter yang diberikan pemerintah. Harga properti saat ini pun sedang terdiskon dan cenderung stagnan bila dibandingkan harga pada tahun 2013. Selain itu, sektor properti terkena dampak pemberlakuan PSAK 72 sejak tahun 2019, yang mengakibatkan perusahaan tidak dapat mengakui pendapatan down payment sebagai penjualan. M

Peluang Profit dari Sektor Properti (Lesson 1: Introduction and Leading Indicator)

Image
Anda sedang membaca artikel pertama dari seri " Peluang Profit dari Sektor Properti ". Untuk mengakses artikel lainnya, anda bisa klik link dibawah ini: - Lesson 1 : Introduction and Leading Indicator - Lesson 2 : Prospek dan Anatomi Laporan Keuangan - Lesson 3 : Case Study PWON - Lesson 4 : Case Study JRPT - Lesson 5 : Case Study BEST - Bonus : Case Study BSDE Setelah menyelesaikan seri Value Investing yang terdiri dari 9 artikel, pada kesempatan kali ini penulis akan membagikan ilmu mengenai sektor properti secara mendalam. Bila kita lihat, saat ini emiten properti banyak yang sedang undervalue, salah satunya yang kebetulan merupakan pegangan penulis adalah BSDE, yang saat ini berada pada harga 985/ lembar merefleksikan PBV 0,68x. Disisi lain, banyak berita diluar sana yang mengatakan kalau sektor properti sudah mulai bangkit dimana kita bisa melihat dari peningkatan marketing sales semester 1 2021 dan juga kasus covid yang semakin membaik (posisi hari ini 6 ribu kasus). Se