Prospek Saham PT Elnusa (ELSA)

Overview

Ada beberapa hal yang sata pertama notice terkait dia. Pertama cash equivalent per share ELSA sebesar 227. Berbanding harga sahamnya yang 334 maka bisa dibilang ELSA ini cash rich. Logikanya seharusnya perusahaan tidak memiliki hutang berbunga. Dan berdasarkan LK 22Q4 gearing ratio ELSA 20%. Mengapa ga hutang dilunasi pakai cash? Untuk ini masih tanda tanya, namun saya pribadi merasa masih bisa ditoleransi. Selain itu saya juga melihat OCF perusahaan sangat bagus dalam beberapa tahun terakhir.

Kedua GPM dan NPM nya sangat tipis. Ini bisa berarti 2 hal. Bila kedepan margin melebar misal dari NPM 3% ke 6%, maka artinya labanya akan double. Dilain sisi bila NPM menipis menjadi 1,5% maka labanya akan turun setengah. Ini key variable kedua yang akan kita dalami. Nah untuk men breakdown saya akan sajikan komparasi beberapa tahun terakhir, berdasarkan setiap lini usahanya. 

Kinerja Historis Setiap Sektor
Hulu (2022-2018)
-Rev: 4.034/2.982/3.761/3.847/2.654
-GP: 221/-2/167/269/154
-GPM: 5,5%/0%/4,4%/7%,/5,8%

Hulu (2017-2013)
-Rev: 2.268/1.850/2.342/2.547/2.552
-GP: 147/321/505/563/439
-GPM: 6,5%/17,4%/21,6%/22,1%/17,2%

Support (2022-2018)
-Rev: 1.357/1.285/1.409/989/698
-GP: 157/180/203/168/121
-GPM: 11,6%/14%/14,4%/17%/17,3%

Support (2017-2013)
-Rev: 504/331/352/260/249
-GP: 95/101/100/100/112
-GPM: 18,8%/30,5%/28,4%/38,5%/45%

Distribusi (2022-2018)
-Rev: 7.564/4.744/3.786/4.364/3.892
-GP: 540/470/377/454/384
-GPM: 7,1%/9,9%/10%/10,4%/9,9%

Distribusi (2017-2013)
-Rev: 2.623/1.639/1.307/1.589/1.412
-GP: 339/192/132/105/101
-GPM: 12,9%/11,7%/10%/6,6%/7,1%

Sektor Hulu
Mari kita bersama lihat sektor hulu. Meskipun omzetnya terus mengami pertumbuhan, namun bisa dibilang kontribusi hulu tahun 2017-2022 kurang baik (GPM 0-7%). Hal ini dikarenakan harga oil kurang favorable di tahun tersebut, yang menyebabkan minimnya investasi di sektor oil. Harapannya harga oil yang sekarang di $80 dapat bertahan cukup lama, seiring berjalannya rencana pemerintah menaikan produksi minyak nasional. Dan bila hal tersebut terjadi maka ELSA akan banyak job dimana hal tersebut diharapkan berakibat pada margin expansion (more demand good for price), sehingga GPM hulu bisa kembali menyentuh setidaknya 15%. Dan berita terakhir menyampaikan target lifting minyak 2023 sebesar 660 ribu BPH, naik dari 612 ribu BPH tahun lalu. Serta target investasi hulu migas naik 26% menjadi $15,5M tahun ini. 

Sektor Distribusi
Selanjutnya mari kita lihat sektor distribusi yang growth nya sangat fantastis. Sektor inilah yg menjadi penyokong kinerja ELSA beberapa tahun terakhir dimana hulu kurang perform, dan dijalankan oleh anaknya yaitu PT Elnusa Petrofin (EPN). Kinerja EPN utamanya ada di transportasi BBM dan penjualan BBM Industry and Marine. Kinerja yang terus meningkat dikarenakan volume throughout transport dan volume penyaluran BBM-Depo yang terus meningkat dari tahun ke tahun. ELSA memiliki 75 terminal BBM, 1.767 mobil tangki, 11 stasiun bahan bakar SPBB/agen premium minyak solar. Serta mengelola 2.185 Pertashop di berbagai wilayah. Tentu sektor yang satu ini selama ini berlaku sebagai bumper, namun tidak menutup kemungkinan di masa mendatang margin expansion bisa juga terjadi disini. Dan bila hal tersebut dikombinasikan dengan volume penjualan yang sudah naik banyak, tentu akan sangat menarik untuk kita perhatikan. 

Proyek Baru
As of 15 Sep 2022, ELSA telah meraih 97% target kontrak baru dan proyeksi akhir tahun 9T. 40% nya hulu sedangkan 60% nya hilir. 

Valuasi
Sebelum melakukan valuasi, mari kita membuat gambaran kinerja ELSA di tahun 2023. Asumsi ini hanya gambaran kasar, dengan angka sebagai berikut:
-Hulu: Revenue 4.500, GPM 10%, GP 450
-Support: Revenue 1.400, GPM 14%, GP 196
-Distribusi: Revenue 8.000, GPM 8%, GP 640
-Total Gross Profit: 1.286, Opex dkk: 530
-Operating Profit: 756, Tax 200, NP 556
-EPS 76, PER Wajar 7x, Harga Wajar 532

Sekian dan terima kasih.

Comments

Popular posts from this blog

Pengalaman Jatuh Bangun 2023

Dilemma (Case Study)

6 Types of Company (Value Investing: Lesson 1)