Pedang Bermata Dua

Beberapa hari lalu saya dikirimi notes Howard Marks oleh teman saya. Very good read saya akui dan ada beberapa hal yang sangat menarik. Salah satunya terkait pedang bermata dua. Berikut isinya.

Superior investing tidaklah mudah, tidak ada strategi yang bekerja setiap saat. Hampir setiap keputusan yang diambil investor merupakan pedang bermata dua. 


1. Bila kita invest, kita akan kehilangan uang bila market turun. Bila kita tidak invest, kita akan kehilangan potensi gain saat market naik.


2. Market timing akan membuahkan hasil bila dilakukan dengan tepat. Sebaliknya buy and hold akan membuahkan hasil yang lebih baik bila market timing tidak bisa dilakukan dengan akurat.


3. Agresif akan membantu ketika market naik dan menyakitkan ketika market turun. Sebaliknya defensif akan membantu ketika market turun dan menyakitkan bila market naik.


4. Bila porto kita terkonsentrasi, kesalahan yang dibuat akan sangat menyakitkan. Sebaliknya bila kita diversifikasi, payoff dari keberhasilan akan tidak optimal.


5. Bila kita menggunakan leverage, keberhasilan kita akan berlipat ganda dan kegagalan juga akan berlipat ganda.


Dari sini bisa kita lihat kalau setiap strategi memiliki kelebihan dan kekurangannya masing masing. Tugas kita adalah mencoba dan menemukan jalan yang paling cocok dengan diri kita, dimana ini tentunya bisa berubah dari waktu ke waktu. 


Howard Marks juga menambahkan kalau ada sebuah hal yang tidak dilematis dalam investing yakni superior insight or skill. Pengetahuan akan membantu baik saat market naik maupun turun. Dan dengan probabilitas benar yang lebih tinggi, superior skill bisa meningkatkan expected benefit kita. 


Namun tentunya superior skill tersebut tidaklah umum ditemui. Why should superior profits be available to the novice, the untutored or the lazy?


Why should people be able to make above average returns without hard work and above average skill, and without knowing something most others don't know? And yet many individuals invest based on the belief that they can. (Otherwise orang akan menaruh uangnya di reksadana indeks). 


All in all, prinsip Kaizen sangatlah penting untuk diterapkan. Yaitu continuous improvement. Salah satu platform yang memudahkan kita belajar adalah melalui Stockbit, namun tentunya jangan lupa untuk menerapkan filter pribadi ya. Sekian and happy weekend.

Comments

Popular posts from this blog

Pengalaman Jatuh Bangun 2023

Dilemma (Case Study)

6 Types of Company (Value Investing: Lesson 1)