Posts

Prospek Saham PT Mark Dynamics Indonesia (MARK)

Image
Sektor healthcare merupakan sektor yang diuntungkan covid 19. Sayangnya hampir semua emiten di sektor tersebut sudah overvalued sehingga tidak layak invest. Hal tersebutlah yang membuat penulis merasa beruntung ketika menemukan MARK ini. Meskipun perusahaan bergerak di sektor basic industry, perusahaan sangat diuntungkan dengan adanya pandemi. Bagaimana dengan valuasinya? Saat ini perusahaan diperdagangkan diharga 1060/ lembar yang setara dengan market cap 4T. Perusahaan diproyeksikan akan menghasilkan laba 400M di tahun 2021 dan 500M di tahun 2022 yang berarti PER 8x berdasarkan proyeksi kinerja 2022. Untuk ukuran fast grower maka valuasi tersebut murah banget. Sebelum covid saja, perusahaan konsisten membukukan pertumbuhan penjualan 40% setiap tahun. Saat covid? MARK membukukan pertumbuhan penjualan diatas 100% di tahun 2021. Bagaimana dengan masa depannya? Mari kita bahas. PT. Mark Dynamics Indonesia merupakan produsen hand former (cetakan sarung tangan) nomor 1 di dunia dan menguas...

Prospek Saham PT Steel Pipe Industry of Indonesia (ISSP)

Image
Kalau selama ini penulis selalu menghindari sektor baja dikarenakan kinerjanya yang buruk (lihat saja kinerja KRAS 10 tahun terakhir), sejak Q420 sektor ini mulai menarik perhatian dikarenakan adanya perbaikan kinerja. Sebut saja KRAS yang konsisten membukukan rugi besar, namun sekarang sudah mulai membukukan laba bersih. Sayangnya hutang KRAS sangatlah tinggi (DER 555%) sehingga membuat perusahaan tidak layak invest. Lantas adakah perusahaan di sektor baja yang hutangnya rendah dan berhasil turnaround dengan membukukan laba banyak? Jawabannya ada yaitu ISSP. PT. Steel Pipe Industry of Indonesia, atau yang biasa disebut Spindo, merupakan produsen pipa baja terbesar di Indonesia. Dalam 1 tahun terakhir harga saham ISSP sudah naik lebih dari 100% dan saat ini diperdagangkan diharga 412/ lembar. Kenaikan tersebut terjadi seiring dengan perbaikan kinerjanya yang mulai turnaround sejak Q420. Sebut saja ROE nya yang berada dikisaran 2-6% pada tahun 2016-2020, melonjak menjadi 16% di tahun 20...

Prospek Saham PT Panca Mitra Multiperdana (PMMP)

Image
Note: Artikel ini merupakan part 1 yang menjabarkan bisnis PMMP. Sudah ada artikel kedua yang dapat anda lihat pada  Inventory Busuk!!! Case Study PMMP dan ARNA . Disarankan untuk membaca keduanya. Sama seperti artikel sebelumnya yang membahas company small cap wonderful yaitu PBID, pada kesempatan kali ini penulis akan membahas perusahaan small cap yang tidak kalah menarik. Penulis sendiri sudah masuk ke PMMP dari Mei 2021 dan harga sahamnya sempat naik ke 600-an. Namun pada saat itu penulis memutuskan untuk hold karena menilai nilai intrinsik perusahaan lebih tinggi dari itu. Sayangnya harga sahamnya malah turun dan sekarang diperdagangkan di harga 440/ lembar. Dengan valuasi yang menarik yaitu PER 6,4x dan PBV 1x, tentu PMMP layak untuk ditinjau lebih dalam. Berikut ulasannya.  Prospect PT. Panca Mitra Multiperdana didirikan pada tahun 2004 dan bergerak di bidang ekspor udang. Mayoritas pendapatan perusahaan berasal dari Amerika Serikat (75%) dan Jepang (20%). Secara busine...

Prospek Saham PT Panca Budi Idaman (PBID)

Image
Bila ditanya terkait preferensi saham, penulis sendiri lebih menyukai perusahaan dengan market cap kecil (dibawah 4T) dibanding perusahaan blue chip dikarenakan potensi growth nya. Namun tentu kita bukan sembarang memilih perusahaan, melainkan kita perlu mencari perusahaan yang berfundamental bagus. Dalam hal ini idealnya adalah perusahaan yang bisnisnya sederhana, labanya terus bertumbuh, hutangnya rendah, dan memiliki competitive advantage. Poin tambahan bila perusahaan juga rajin membagi dividen. Dan kebetulan PT. Panca Budi Idaman memenuhi semua kriteria diatas. Laba perusahaan terus bertumbuh meskipun terjadi pandemi dengan ROE konsisten dikisaran 20% yang sangat menakjubkan. Selain itu perusahaan rajin membagikan dividend dengan yield 6%. Good newsnya sahamnya saat ini dihargai pada 1625/ lembar yang mencerminkan PER 7,12x. Mari kita ulas lebih dalam. PBID merupakan market leader di consumer packaging dengan market share 32%. Perusahaan memproduksi plastik dengan merk Tomat, Waya...

Peluang Profit dari Sektor CPO (Lesson 5: Case Study SGRO)

Image
Anda sedang membaca artikel kelima dari seri " Peluang Profit dari Sektor CPO ". Untuk mengakses artikel lainnya, anda bisa klik link dibawah ini: - Lesson 1 : Introduction and Business Process - Lesson 2 : Leading Indicators and Prospects - Lesson 3 : Case Study AALI - Lesson 4 : Case Study LSIP - Lesson 5 : Case Study SGRO - Bonus : Case Study TBLA Bila anda mendengar nama Sampoerna, apa yang terlintas pada pikiran anda? Kebanyakan orang akan langsung teringat dengan HMSP, padahal perusahaan tersebut bukan lagi milik keluarga Sampoerna, semenjak dilepas ke Philip Morris pada tahun 2005 dengan nilai transaksi $5,2 Miliar. Dana tersebut kemudian di investasikan ke berbagai usaha, salah satunya perkebunan melalui PT. Sampoerna Agro (SGRO). SGRO ini kurang ramai dibicarakan karena sahamnya yang kurang likuid dan kinerjanya yang mengecewakan dalam beberapa tahun terakhir. Lalu 2021 tiba dan perusahan tiba tiba turnaround dan membukukan kinerja bagus 3 kuartal berturut dengan ROE...

Peluang Profit dari Sektor CPO (Lesson 4: Case Study LSIP)

Image
Anda sedang membaca artikel keempat dari seri " Peluang Profit dari Sektor CPO ". Untuk mengakses artikel lainnya, anda bisa klik link dibawah ini: - Lesson 1 : Introduction and Business Process - Lesson 2 : Leading Indicators and Prospects - Lesson 3 : Case Study AALI - Lesson 4 : Case Study LSIP - Lesson 5 : Case Study SGRO - Bonus : Case Study TBLA PT. PP London Sumatra Indonesia (LSIP) didirikan pada tahun 1906 dan listing di bursa pada tahun 1996. Pada tahun 2007, grup Indofood melalui anak usahanya SIMP mengakuisisi LSIP dan menjadi pemegang saham mayoritas hingga saat ini. Sebagai emiten sawit dengan historis fundamental terbaik di BEI, disertai valuasi yang menarik, tentu LSIP menarik perhatian penulis. Pada tahun 2012 disaat CPO berada dilevel RM 3500/ton, LSIP berhasil membukukan ROE 25% dan harga sahamnya sempat tembus 3000. Namun serupa dengan perusahaan sawit lainnya, LSIP membukukan penurunan kinerja dalam 5 tahun terakhir dan hanya membukukan ROE single digit, ...

Peluang Profit dari Sektor CPO (Lesson 3: Case Study AALI)

Image
Anda sedang membaca artikel ketiga dari seri " Peluang Profit dari Sektor CPO ". Untuk mengakses artikel lainnya, anda bisa klik link dibawah ini: - Lesson 1 : Introduction and Business Process - Lesson 2 : Leading Indicators and Prospects - Lesson 3 : Case Study AALI - Lesson 4 : Case Study LSIP - Lesson 5 : Case Study SGRO - Bonus : Case Study TBLA Astra Agro Lestari (AALI) adalah anak usaha Astra Intenational di bidang perkebunan dan telah berdiri selama lebih dari 30 tahun. Saat ini perusahaan diperdagangkan pada harga 9500/ lembar, hampir setengah dari harganya 5 tahun lalu. Padahal dalam 5 tahun terakhir perusahaan berhasil mencatatkan kenaikan revenue yang cukup signifikan, dari 14T di tahun 2016 menjadi 24T (annualized) di tahun 2021. Sayangnya kenaikan revenue tersebut tidak diiringi kenaikan laba, dimana perusahaan sempat mengalami penurunan ROE, sebelum kembali recover menjadi 10% di tahun 2021. Bagi anda yang belum tahu, ROE menggambarkan seberapa handal perusahaa...